SILABUS DAN RPP

CHAT

Tulisanku

Unduh Kurikulum 2013

Video

Jumat, 20 Juli 2012

ALAT DAN BAHAN

    Seperti halnya dalam suatu pekerjaan, maka di dalam proses pembuatan batik sablon juga memiliki alat dan bahan yang khas. Masing-masing dari alat dan bahan tersebut memiliki karakter yang berbeda-beda.

1. Alat 
    Yang dimaksud dengan alat dalam batik sablon yaitu seperangkat benda yang menjadi unsur utama dalam proses pekerjaan. Alat sablon antara lain :

a. Plangkan 
    Plangkan yaitu alat utama dalam proses sablon. Alat ini terbuat dari sebuah kain saring yang dibentangkan pada sebuah bingkai kayu atau aluminium. Kain yang digunakan bernama kain monil, yaitu kain yang terbuat dari benang sintetis. Kain monil memiliki karakter tipis, halus, namun sangat kuat. Dengan demikian tidak mudah rusak dalam proses sablon. Bingkai terbuat dari kayu jati atau aluminium. Kayu yang digunakan harus kuat dan lurus.

gbr. Plangkan























b. Meja Sablon 
    Meja sablon atau meja kerja adalah meja yang digunakan sebagai tempat proses cetak sablon dilakukan. Di dalam pekerjaan sablon kertas, meja kerja mirip dengan meja biasa, hanya saja pada permukaannya menggunakan kaca agar rata. Sementara meja sablon kain batik berbentuk meja yang memanjang sampai puluhan meter. Hal ini disesuaikan dengan ukuran media (kain mori) yang akan dicetak.
    Permukaan meja sablon tersusun atas beberapa unsur, masing-masing dari bawah terdiri dari tripleks, karet busa, plastik perlak, dan plastik bening biasa.
gbr. Meja sablon & struktur lapisan permukaan meja
















plastik bening :  berfungsi agar permukaan meja sablon bersih dan mudah dibersihkan
plastik perlak :  berfungsi sebagai pelapis
spon / busa :  berfungsi sebagai stabilator atau penyeimbang dan agar meja lentur
tripleks :  berfungsi agar meja sablon rata
Kayu meja :  berfungsi sebagai konstruksi utama meja sablon

c. Rakel
    Rakel adalah alat yang berfungsi untuk meratakan, menjalankan dan menekan zat warna di dalam plangkan sehingga menembus kain screen. Cat yang menembus inilah yang nantinya membekas dan meninggalkan pola pada kain mori. Rakel terdiri dari dua bagian, yaitu permukaan rakel dan gagang rakel. Permukaan rakel memiliki berbagai jenis dan kualitas. Masing-masing memilki karakter dan sifat yang berbeda. Perbedaan jenis rakel disebabkan bahan warna atau cat yang berbeda. Misalnya untuk cat (warna) yang menggunakan basis minyak dengan cat yang berbasis air.
Gagang rakel tebuat dari kayu yang ringan namun kuat. Sementara permukaan rakel terbuat dari karet atau bahan sintetis yang kuat.
gbr. Rakel

2. Bahan
    a. Pewarna
        Pewarna batik sablon terdiri dari berbagai jenis. Masing-masing jenis memiliki karakter dan sifat sendiri-sendiri. Macam-macam pewarna sablon batik antara lain :
* manuteks
* procion (prosen)
* pigmen
* blinder
* obat base
* thiner
* minyak tanah
* detergen dan lain-lain

Manuteks
    Manuteks adalah bahan berbentuk serbuk (bubuk) sebagai bahan untuk campuran berbagai zat pewarna. Diantaranya sebagai campuran obat procion (prosen). Sebelum digunakan obat ini harus diberi air panas sampai berbentuk pasta, kemudian didiamkan selama 12 jam atau semalam untuk mendapatkan hasil yang optimal. Selain itu manuteks berfungsi agar hasil penyablonan kelihatan rapi.

 Procion
    Procion (prosen) adalah golongan cat reaktif, yaitu golongan cat baru yang langsung menghasilkan warna pada mori. Warna cat procion sangat menyolok dan kuat sehingga sangat disukai para perajin batik Pekalongan. Pemakaiannya dalam batik sablon dicampur dengan manuteks dan air panas. Sebelum untuk proses penyablonan harus diinapkan selama satu malam. Beberapa contoh cat procion antara lain :
  - procion yellow RS
  - procion briliant orange GS
  - procion briliant red 2 BS
  - procion blue 3 GS
  - procion briliant yellow 6 GS
  - procion briliant blue RS
  - procion briliant red 5 BS

Vigmen
    Vigmen adalah obat warna sintetis untuk sablon tekstil berbentuk cair. Karena itu penggunaan untuk sablon harus dicampur dengan blinder terlebih dahulu.

Blinder
    Blinder adalah bahan pengental vigmen. Bentuknya pasta berwarna putih atau netral. Selain untuk pengental blinder juga berfungsi untuk melicinkan proses penyablonan.

Obat Base
    Obat Base adalah bahan pembangkit warna Napthol yang belum dibuat garam atau belum diazokan. Obat-obat base ini lebih rumit karena warna baru akan muncul setelah melalui proses diazoteren lebih dahulu. Sebelum melalui proses penggaraman (diazo) tersebut warna tidak muncul secara langsung. Tentu hal ini berbeda dengan ketika kita menggunakan bahan vigmen atau procion.
Macam-macam Napthol antara lain :
 - Naphazol A
 - Naphazol D
 - Naphazol F
 - Naphazol B
 - Naphazol 3B
 - Naphazol SW
 - Naphazol J
 - Naphazol STR
 - Naphazol RL
 - Naphazol TR

Macam-macam garam :
  Garam Orange JS
  Garam R
  Garam Bordo GP
  Garam GG
  Garam OMerah 3 GL
  Garam Biru BL
  Garam Merah B
  Garam violet B
Obat pendukung
    Yang dimaksud obat pendukung adalah jenis kimia yang berfungsi untuk campuran cairan warna. Obat pendukung tersebut antara lain :
Blinder berfungsi untuk mengentalkan vigmen juga untuk melicinkan cat sehingga mudah untuk proses penyablonan. Manuteks berfungsi untuk mengentalkan procion, soda kue, garam.
Kaoprint berfungsi untuk campuran obat cabut warna, Waterglass untuk memperkuat warna dan sebagainya.

Lem Sablon
    Salah satu langkah awal sebelum proses penyablonan dilaksanakan adalah menata mori di atas meja sablon secara rata sehingga proses pencetakan bisa berhasil secara optimal. Karena itu mori tidak boleh bergeser selama dalam proses penyablonan berlangsung. Lem sablon adalah bahan untuk merekatkan kain mori yang akan di sablon dengan permukaan meja sablon. Ada dua macam lem sablon yang beredar di pasaran yaitu lem dengan basis minyak dan lem berbasis air.

Film/ Klise
    Film atau klise dalam proses batik sablon merupakan hal yang sangat vital dan harus ada. Karena klise atau film merupakan desain atau gambar rencana motif. Ada dua macam klise sablon berdasarkan jenis pengembangannya. Untuk pengembangan dengan teknik afdruk digunakan klise di atas media transparan seperti plastik mika. Sementara untuk pengembangan sistem langsung digunakan klise dengan gambar di atas kertas.
Gambar pola di atas bahan transparan seperti plastik mika berupa gambar yang berbentuk pekat dan apaque atau tidak tembus cahaya. Hal ini diperlukan karena sistem afdruk dikerjakan dengan teknik penyinaran.

Lak
    Lak adalah bahan penutup pori-pori kain screen agar cat tidak merembes. Lak bisa didapatkan di toko-toko obat sablon tekstil dengan mudah. Lak berbentuk cairan yang bisa mengering dan keras.

Thinner
    Thinner berfungsi untuk menghapus atau menghilangkan lak.

Minyak Tanah
    Berfungsi untuk membersihkan plangkan yang telah selesai untuk proses penyablonan. Caranya minyak tanah di campur dengan detergen lalu digosokkan pada permukaan screen lalu disemprot dengan air bersih.













0 komentar:

BATIK KLS 3

BATIK KLS 4

BATIK KLS 5

BATIK KLS 6

Pilih Bahasa

KALENDER

Arsip Blog

Matematika, 4,5,6

M-edukasi

www.m-edukasi.web.id blog guru
Sahabat Edukasi

Tentang Saya