SILABUS DAN RPP

CHAT

Tulisanku

Unduh Kurikulum 2013

Video

Senin, 02 Juli 2012

TEKNIK MENGECAP

    Pada awal pembahasan telah dijelaskan bahwa ada beberapa cara menjalankan canting cap, sesuai dengan raport yang dikehendaki. Ada yang disebut dengan tubrukan, onda-onde, Lereng, mlampah sareng dan yang lainnya. Secara teknis disini akan dijelaskan bagaimana tahapan atau langkah yang harus diperhatikan pada saat mengecap secara urut sebagai berikut :

1.

Sebelum untuk mengecap canting cap ditempelkan pada lembaran kain goni yang telah dipenuhi lelehan cairan lilin malam. Fungsi kain goni disini adalah agar cairan lilin malam dapat menempel pada penampang atau permukaan canting cap secara merata. Sebagai catatan usahakan agar nyala api kompor tidak terlalu besar atau panas yang dapat mengakibatkan lilin malam terlalu panas dan mudah menetes atau mleber pada kain sebelum dilakukan pengecapan.
2.

Agar cairan lilin malam tidak banyak yang terangkat dalam permukaan canting cap yang dapat mengakibatkan hasil cap-capan kurang sempurna maka canting cap dikibaskan ke atas wajan. Denga demikian cairan lilin malam yang berlebihan tersebut akan kembali ke wajan.
3.

Bantalan yang terbuat dari busa dilapisi plastik tebal atau perlak yang selalu dibasahi agar lembab. Pada jaman dulu bantalan ini terbuat dari karung goni yang diisi sekam (dedak) dan di atasnya dilapisi kupasan batang pohon pisang sebagai peredam panas, sehingga cairan lilin malam cepat mengering.
4.

Proses membuat batik dengan canting cap adalah menyusun motif berdasarkan raport canting cap yang dipakai.
5.

Untuk memberi tekanan agar motif canting cap menempel pada kain mori secara merata, perajin sering memukul dengan tangan kirinya. Kekuatan tekanan ini didasarkan pada penghalaman.

0 komentar:

BATIK KLS 3

BATIK KLS 4

BATIK KLS 5

BATIK KLS 6

Pilih Bahasa

KALENDER

Arsip Blog

Matematika, 4,5,6

M-edukasi

www.m-edukasi.web.id blog guru
Sahabat Edukasi

Tentang Saya