SILABUS DAN RPP

CHAT

Tulisanku

Unduh Kurikulum 2013

Video

Selasa, 06 Maret 2012

Pemalaman atau Perintangan

PEMALAMAN ATAU PERINTANGAN

Salah satu tahapan pembuatan batik yang paling penting adalah pemalaman atau perintangan.
Pemalaman atau perintangan dapat dilakukan dengan menggunakan canting tulis atau canting cap.

A.    Batik Tulis
Batik tulis yaitu batik yang dihasilkan dengan cara menggunakan canting tulis sebagai alat gambar. Teknik ini lebih rumit dan lama pengerjaannya. Hasilnyapun lebih bersifat individual artinya hasil akhir tergantung keterampilan tukang batiknya.

B.    Proses Pemalaman Batik Tulis
Hal-hal yang harus dipersiapkan untuk proses pemalaman agar hasilnya bagus antara lain ;
1.     Persiapkan sehelai kain mori putih yang sudah diberi warna dasar dengan warna muda.
2.     Buatlah pola di atas kain dengan menggunakan pensil (mola), bagi yang sudah ahli pola ini bisa dibuat langsung dengan menggunakan canting tulis dan malam (ngrujak).
3.     Siapkan wajan yang sudah berisi bongkahan malam, kompor dengan nyala api yang kecil untuk menghindari malam terlalu encer sehingga mempengaruhi hasil batikan.
4.     Siapkan canting sesuai ukuran yang dibutuhkan. Cara memegang canting disesuaikan dengan bentuk canting yang memiliki ujung melengkung dan besar.
5.     Jika sudah siap ambilah malam dengan menggunakan canting
6.     Perhatikan ujung cucuk canting agar selalu dalam kondisi siap sebelum memulai membatik. Cucuk canting dalam keadaan siap tidak ada genangan lilin malam berlebihan diujung canting. Dengan begitu cucuk canting dalam keadaan lancer tidak tersumbat. Supaya lancar biasanya pembatik meniup cucuk canting, jika dengan tiupan cucuk canting masih tersumbat maka diatasi dengan menusuk lubang cucuk canting dengan serat ijuk.
7.     Ketika memegang mori pada saat membatik jangan sampai telapak tangan mengenai malam yang masih panas.

C.     Batik Cap
Batik cap yaitu batik yang proses pembuatannya dengan menggunakan canting cap. Pada perkembangannya canting cap banyak mendapat pengaruh dari India dan Cina. Ada sebagian orang yang menggunakan cukilan dari kayu sebagai canting cap, hal ini dengan pertimbangan untuk menghasilkan efek yang unik. Canting cap pada awalnya hanya digunakan untuk membuat pola-pola pinggiran, namun kini canting cap juga digunakan untuk mencetak pola pada keseluruhan kain. Dengan cara ini akan dihasilkan pekerjaan yang lebih efektif dan efisien. Pemalaman pada batik cap dapat dilakukan beberapa kali tergantung dari jumlah warna yang dikehendaki. Pola yang tidak ingin diwarnai dengan warna lain harus ditutup dengan malam. Dan pada akhir proses pembatikan akan dilakukan proses pelorodan yaitu menghilangkan keseluruhan malam pada permukaan kain dengan dimasukan kedalam air yang mendidih.





0 komentar:

BATIK KLS 3

BATIK KLS 4

BATIK KLS 5

BATIK KLS 6

Pilih Bahasa

KALENDER

Arsip Blog

Matematika, 4,5,6

M-edukasi

www.m-edukasi.web.id blog guru
Sahabat Edukasi

Tentang Saya